PlayStation 4 Masih Menerima Dukungan Hingga 10 Tahun Setelah Peluncuran PS5

Event Level Up KL Spacebar resmi dimulai hari ini sampai besok, event ini di hadiri banyak publisher dan developer game besar yang memberikan banyak masukan ke para developers inide. Day One of Spacebar dimulai dengan sambutan “Global Self Publishing for PlayStation”

Sambutan ini dipusatkan bagaimana kedepannya PlayStation akan membantu pra developers indie untu membuat game-game PS4. Namun, ada sebuah detail yang menarik yang dibagikan oleh Jhon Etrnal selaku Global Account Director Sony Interactive Entertaiment (SIE) dan Shuhei Yoshida Head of Indie Initiative SIE.

Menjawab pertanyaan yang diajukan oleh salah satu peserta konferensi, Eternal mengatakan bahwa PlayStation 4 masih akan mendapatkan dukungan sekitar 10 mendatang setelah peluncuran PS5.  Hal ini didasari oleh kenyataan bahwa terdapat 108 juta pengguna PS4, yang artinya masih banyak pengguna aktif PS4 untuk beberapa tahun mendatang.

Yoshida mengatakan selama masih banyak orang bermain PS4, SIE akan melakukan yang terbaik untuk terus mendukung konsol tersebut. Eternal menyarankan pada para developers  untuk terus membuat game PS4 karena siklus PS4 tidak akan berakhir dalam waktu dekat.

Selain berita menariki itu, Yoshida dan Eternal mengkonfirmasi bahwa tidak akan ada console yang berasal dari SIE.

Untuk para Developers, SIE akan membantu para developers indie membuat game mereka sendiri. Kit pengembangan PS4 akan dipinjamkan pada para developers yang akan membuat game di platform PlayStation. Developers Singapura bisa menghubungi Nanyang Polytechnic untuk menerima Kit tersebut dan para Developers Malaysia bisa menghubungi MDEC (Malaysia Digital Economy Corporation). Smeentara untuk para Developers di luar Malaysia dan Singapura bisa menguhubungi langsung SIE.

Selain itum SIE juga akan memberikan mesin lisensi gratis untuk Unreal Unity Engine untuk para Developers serta akan memberikan dukungan pemasaran saat peluncurannya. Dukungan pemasaran termasuk demo acara lokal dan regional serta melalui media sosial.

Namun, jiak para Developers ingin memporting game meraka ke platform lain Eternal mengatakan bahwa biaya akan dijaga seminimal mungkin.

Untuk para Developers Indie di Asia Tenggara yang khawatir tentang masalah politik dan ras yang akn mencegah game mereka di publukasikan di PlayStation Store, Eternal menambahkan bahwa sejauh ini hanya ada dua game yang telah di blokir. Game tersebut di blokir karena konten seksual.

Namun, terdapat persyaratan teknis yang harus dipenuhi agar game tesebut bisa rilis. Setelah game tersebut melewati proses QA, maka game akan di rilis di PlayStation Store. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi situs web Level Up KL!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web Anda di WordPress.com
Mulai
%d blogger menyukai ini: